Makin Bertambah Setiap Hari, Terkuak Segini Jumlah Positif Corona Di RI, Indonesia Jadi "Ranking 1" Di Asia Tenggara!

Hari ini Indonesia bak "panen" pasien positif COVID-19. Dilansir dari laman covid19.go.id, pemerintah mencatat 5.923 kasus positif COVID-19 yang tersebar merata di seluruh provinsi Indonesia.

Indonesia mencatat adanya tambahan 407 kasus dalam interval sehari ke belakang. Sedangkan untuk jumlah pasien meninggalnya mencapai 520 orang, sedangkan 607 lainnya dikonfirmasi sembuh.

Angka-angka ini memang sangat menyita perhatian, namun ada fakta lain yang lebih mencengangkan. Pasalnya torehan angka ini menyebabkan Indonesia menjadi negara dengan kasus positif COVID-19 terbanyak se-Asia Tenggara.

Sponsored Ad

Sebelumnya "tahta" ini ditempati oleh Filipina. Namun hari ini Filipina hanya mencatatkan total kumulatif pasien positif COVID-19 sebanyak 5.878 orang atau berbeda 45 angka dengan Indonesia.

Sedangkan di urutan ketiga ada Malaysia dengan 5.251 kasus positif COVID-19. Lalu disusul Singapura dengan 5.050 pasien positif dan Thailand dengan 2.800 kasus.

Tak hanya itu, dari segi jumlah kasus meninggalnya pun Indonesia masih berada di posisi pertama se-Asia Tenggara. Peringkat ini rasanya tak salah mengingat tingkat kematian akibat COVID-19 di Indonesia masih melampaui rerata global, yakni sampai 8,7 persen.

Sponsored Ad

Dilansir dari laman worldometers.info, Indonesia saat ini berada di posisi ke-17 negara dengan korban jiwa akibat COVID-19 terbanyak di dunia. Peringkat ini bahkan melampaui India yang sudah berjibaku dengan COVID-19 terlebih dahulu atau Ekuador yang belakangan penanganan jenazah pasien Corona-nya menyita perhatian masyarakat dunia.

Praktis Indonesia pun kembali menduduki peringkat pertama negara dengan korban jiwa akibat COVID-19 terbanyak di Asia Tenggara. Di belakang Indonesia ada Filipina dengan 387 orang dan Malaysia dengan 86 orang.

Angka-angka ini pun sukses membuat sejumlah pihak mengkhawatirkan Indonesia bakal menjadi Italia kedua. Namun belakangan pakar Indonesia menolak tegas klaim dari media South Morning China Post itu.

Sumber: wow keren

Kamu Mungkin Suka