Luna Maya Dicibir Sesat Soal Video Remehkan Corona Hingga Diusir, Dokter Specialis Jaantung Beri Kritikan Super Pedas Padanya!

Aktris Luna Maya mendapatkan reaksi dari dokter setelah videonya bersama seorang dokter hewan yang menyatakan virus corona tidak mematikan. Tanggapan ini dilontarkan oleh Berlian Idriansyah Idris, dokter spesialis jantung yang kerap menjadi acuan masyarakat selama pandemi corona ini melalui cuitan-cuitannya. Luna Maya sempat dikritik seorang dokter. Seorang ahli jantung dan pembuluh darah, dr Berlian Idris, menilai vlog Luna bersama drh Moh Indro Cahyono itu salah kaprah.

Sponsored Ad

Dokter hewan lulusan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada ini mengakui jika COVID membuat sakit. “Tapi COVID ini tidak seganas atau membunuh seperti yang ada di media. Hidup kita itu indah, banyak yang bisa kita lakukan selama kita masih bisa hidup yang tidak ditentukan dengan statistik,” ujarnya.

Oleh Luna Maya, pernyataan itu ia mintakan penegasan lagi. “Jadi sebenarnya kalau ada di berita yang meninggal karena Corona itu sebetulnya sudah komplikasi dengan penyakit lain ya, jadi bukan meninggal karena satu virus Corona itu ya?” Indro pun mengiyakan.

Sponsored Ad

Luna kemudian meminta masyarakat tak perlu panik menghadapi virus Corona. "Jangan lantas bingung dan takut bahkan curiga terhadap setiap orang," katanya.

Kalimat-kalimat inilah yang dikoreksi oleh Bili. Ia mulai dengan pernyataan Indro bahwa sebagian besar yang meninggal belum pernah ada satupun yang meninggal hanya karena covid.

Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, seperti namanya, severe acute respiratory syndrome, virus ini menyebabkan gangguan pernapasan akut berat akibat kerusakan pada paru, yang membuat gagal napas, bahkan kematian.

Sponsored Ad

"Dear @LunaMaya26 & drh. Moh Indro Cahyono, penjelasan video ini salah & berpotensi membuat masyarakat meremehkan risiko tertular virus SARS-COV-2 yang menyebabkan COVID-19," kata dr Berlian. "1. 'Dari sebagian besar yg meninggal, belum pernah ada satupun yg meninggal hanya karena Covid'- Seperti namanya, severe acute respiratory syndrome, virus ini menyebabkan gangguan pernapasan akut berat akibat kerusakan pada paru, yg membuat gagal napas, bahkan kematian," seru Bili. "2. 'Kita sebaiknya tidak menghubungkan covid ini dengan kematian'...Penjelasan poin 1, COVID-19 ini menyebabkan kematian. Kalau tidak berhubungan dgn kematian, untuk apa dihitung jumlah korban yg meninggal? Hari ini (16 April) saja sdh ada total 496 orang yg meninggal di Indonesia."

Sponsored Ad

Kicauan dr Berlian ini membuat Luna dibully habis-habisan. Ia dianggap menyebar hoax dan menyesatkan.

"Semoga bukan anda @LunaMaya26 yg menjadi korban Covid19 berikutnya.. Elo publik figur tapi malah ikut menyesatkan," seru netter. "Mbak Luna kayaknya harus hati-hati pilih narasumber mbak," ujar netter.

Sponsored Ad

Yang menarik, Luna ternyata juga ditolak oleh warga Twitter. 10 April lalu, Luna sempat menyapa warga Twitter. "Udah lama sekali tidak menyapa warga twitter, apa kabar ? Semoga baik baik Aja dan sehat selalu ya," demikian kicauan di akun Twitter Luna.

Namun warga Twitter mengingatkan Luna agar tak mengikuti jejak Maia Estianty. Sebelumnya, Maia kembali ke Twitter dan sempat memicu kontroversi karena membahas tentang Corona.

Sponsored Ad

"Please idola... Jangan ikut-ikutan maia estianti, tiba-tiba aktif di twitter ngomen bukan dibidangnya. Cukup tulis distatus "mau makan nih" netijen udah cukup seneng kok," seru netter. "Jangan tiru cuitan mbak @MAIAsangJUARA , sudah nggak lama muncul, sekali muncul mengendorse buta penanganan corona pemerintah dengan menyerang netizen yg kritis," ujar yang lainnya. "Udah Luna jgn main Twitter, warga twitland itu asli ganas, bisa di obok2 luka lama. Mending main Ig aja sana, pamer foto-foto mewah. Lo main ke Twitter gak bakal nyambung. Kita beda dunia IG itu dunia VISUAL Twitter dunia NARASI dan IMAGINASI Gak bakal nyampe lo," sentil netter.

Sponsored Ad

Maia sebelumnya dikecam karena terkesan membela pemerintah. Ia tak terima dan menyindir balik dengan komentar pedas.

"Jika ada yg menghujat pemerintah atas situasi pandemi skr ini, rasanya aneh, krn negara super power pun kewalahan menangani pandemi ini. Bahkan mrk jg kewalahan menyediakan alat APD," kata Maia. "Dimana kewalahannya..?? Mrk malah guyonan nanggapin issue covid-19," sindir netter. "Coba aja gabung bersama saya, di group galangan donasi, jadi biar tau gimana susahnya kita cari barang... Mau? Rasanya mau ketawa sy dibilang bela pemerintah, lah saya ini lagi terus2an bikin bantuan untuk team medis kok. Rasanya skr saatnya untuk saling tolong menolong, bukan saling cela mencela atas keadaan. Semoga ada yg tergerak bersama saya utk membantu team medis Indonesia," balas Maia.

Sumber: wow kerenLine Today

Kamu Mungkin Suka